selamat hari raya idul fitri 1432 H. Minal Aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin. mari kita galang silaturahim untuk meyatukan gagasan demi kemajuan prenduan . hanya itulah bentuk terima kasih bagi tanah kelahiran yang telah membesarkan kita
Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan

26 Februari 2013

HAL KECIL YANG BISA MEMBUAT FACEBOOK AND DIBLOKIR

Bagi anda Fesbukholic, tentu sangat menyenangkan punya banyak teman, lalu banyak juga yang kasih komentar di wall atau di status update anda. Hingga anda merasa bahwa facebook telah menjadi bagian dari kehidupan anda. Tapi…. Bagaimana rasanya bila tiba-tiba anda mendapat e-mail pemberitahuan kalau profil facebook anda dibanned/diblokir atau disuspend hingga anda tidak bisa mengakses facebook anda lagi?.

Wah…wah… mungkin anda akan sangat sedih bila anda harus kehilangan teman-teman di Facebook, kehilangan pesan-pesan penting yang anda simpan, dan kehilangan semua comment, wall post, sampai group anda. Nah untuk menghindari profil anda di suspend atau diblokir, sebaiknya anda ketahui hal-hal kecil yang sepertinya sepele tapi bisa membuat profil facebook anda dibanned alias diblokir.

18 September 2011

RAHASIA BUAH SIRSAK : PENJINAK ALAMI KANKER

oleh: raziq h fatah
Beberapa herbal telah diketahui memiliki manfaat sebagai penjinak kanker. Dari banyak herbal tersebut sirsak punya keunggulan dibanding yang lain. Sifatnya yang istimewa ini yang membuat penemuan sirsak untuk mengatasi kanker disembunyikan bertahun-tahun oleh perusahaan farmasi

Buah sirsak telah diteliti dan dikembangkan sebagai bahan baku obat kanker, terutama kanker prostat, pankreas, dan paru-paru. Sebuah perusahaan di Amerika rela mengucurkan miliaran dolar demi membuktikan khasiat sirsak sebagai pembunuh sel kanker yang efektif dan jauh lebih aman ketimbang terapi kemo. Sayang, hingga kini obat tersebut masih dirahasiakan.

Berita tentang rahasia buah sirsak itu belakangan terkuak dan menyebar luas dengan cepat melalui milis. Informasi tersebut tentu cukup menggembirakan, terutama bagi para penderita kanker dan keluarganya.

“Syukurlah kalau itu benar, papa saya biar makan sirsak saja, nggak usah ngabisin banyak duit,” ujar Emmy, yang ayahnya tujuh bulan lalu divonis menderita kanker paru-paru. Saat ini jumlah penderita kanker memang terus bertambah, dan belum ada solusi yang dianggap minimal efek samping. Sementara dalam penemuan itu disebutkan, obat berbahan baku buah sirsak ini memiliki manfaat 10 ribu kali lebih kuat daripada kemoterapi.

SEPULUH RIBU KALI LEBIH KUAT

Semua itu berawal dari penelitian di Universitas Purdue, Amerika Serikat, yang berhasil membuktikan buah sirsak efektif membunuh sel-sel kanker. Sayangnya, hasil penelitian itu belum bisa dirilis kepada publik. Sepertinya mereka ingin mengambil keuntungan atas hasil penelitian tersebut. Maklum, dana yang dikeluarkan untuk penelitian itu terbilang amat sangat besar.

Kehebatan buah sirsak atau graviola, sebenarnya telah lama dilaporkan lembaga-lembaga penelitian di AS. Health Sciences Institute, AS, pada awal tahun 2000 mengungkapkan, buah yang dalam Spanyol disebut graviola itu memiliki kemampuan sebagai pembunuh alami sel kanker, bahkan hingga 10 ribu kali lebih kuat dari kemoterapi yang menggunakan zat kimia.

Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, dan efektif melawan berbagai jenis parasit atau cacing. Sirsak juga efektif menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stres, dan menormalkan kembali sistem saraf yang terganggu.

Penelitian Health Sciences Institute diambil berdasarkan kebiasaan suku Indian yang hidup di hutan Amazon. Beberapa bagian dan pohon ini, seperti kulit kayu, akar, daun, daging buah, dan bijinya, selama berabad-abad dijadikan obat oleh suku bangsa itu.

Graviola atau sirsak diyakini masyarakat Amazon sebagai obat sakit jantung, asma, gangguan fungsi lever (hati), dan rematik. The National Cancer Institute telah melakukan penelitian terhadap graviola sejak tahun 1976. Uji coba itu dilakukan di 20 laboratorium independen yang berbeda di bawah pengawasan The National Cancer Institute.

HANYA MEMBURU SEL JAHAT

Di Asia, penelitian serupa dilakukan di Korea Selatan. Suatu studi yang dipublikasikan dalam the Journal of Natural Products menyatakan, studi yang dilakukan di Catholic University di Korea Selatan menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia bernama annonaceous acetogenin yang terkandung di dalam graviola, mampu memilih, membedakan, dan membunuh sel kanker yang berkembang di usus besar.

Penemuan yang mencolok dari studi tersebut adalah bahwa zat antikanker itu juga mampu menyeleksi dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh. Bandingkan dengan kemoterapi, yang selama ini digunakan untuk mengobati penderita kanker yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat. Sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis dalam kemoterapi. Dampaknya, timbul efek negatif berupa rasa mual, rambut rontok, dan penurunan berat badan secara drastis. Selain itu, keampuhan buah sirsak adalah melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi yang mematikan. Dampaknya bagi penderita kanker adalah energi mereka semakin meningkat dan penampilan fisik semakin membaik.

DAUN DIREBUS

Di Indonesia, sirsak sebagai obat alami juga sudah lama dikenal. Dosis yang pernah dicoba para terapis herbal untuk mengatasi pertumbuhan sel kanker adalah 10 helai daun sirsak yang telah hijau tua direbus dengan 3 gelas air (600 cc), dan dibiarkan hingga tersisa satu gelas air (200 cc). Setelah dingin, lalu disaring dan airnya diminum setiap pagi (ada beberapa pasien yang minum pagi-sore). Efek dari konsumsi rebusan daun sirsak adalah perut terasa hangat atau panas, lalu badan akan berkeringat deras.

Perlu dipahami bahwa penggunaan ramuan herbal tidak berkhasiat langsung atau cespleng alias sembuh seketika seperti efek yang ditawarkan obat kimia. Artinya, butuh kedisiplinan untuk minum ramuan selama 3-4 minggu. Setelah itu, efeknya baru bisa dirasakan dan itu pun belum bisa diuji secara ilmiah, lebih mengandalkan testimoni atau pengakuan empiris.

Hambali (33 tahun) penderita kanker prostat mengakui, setelah rajin minum jus sirsak tanpa gula kondisinya lebih baik. Ia bisa beraktivitas kembali setelah sebelumnya susah bergerak. Saat diperiksa di laboratorium, ternyata sel-sel kankernya mengering. Sel-sel lain yang tumbuh (rambut, kuku, dan lain-lain) sama sekali tidak terganggu. Mengingat keampuhan tersebut, alangkah indahnya jika hasil penelitian ilmiah bisa diketahui publik dan menjadi dasar digunakannya sirsak sebagai obat kanker, agar memberi secercah harapan bagi para penderita penyakit yang mematikan ini.

RAGAM KHASIAT POHON SIRSAK

Hampir semua bagian dari pohon sirsak, mulai kulit kayu, akar, daun, daging buah, hingga bijinya, selama berabad-abad dijadikan obat oleh suku Indian di Amerika Selatan. Beberapa gangguan kesehatan di antaranya sakit jantung, asma, masalah lever (hati), dan rematik diatasi dengan sirsak.

Fakta empiris tersebut menarik perhatian suatu perusahaan yang kemudian mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka tes terhadap sirsak. Hasilnya sangat mencengangkan. Berikut hasil temuan ragam khasiat pohon sirsak:

  1. Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif, tanpa konsekuensi rasa mual, berat badan turun, atau rambut rontok, seperti yang biasa terjadi pada terapi kemo.
  2. Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
  3. Meningkatkan energi dan membuat penampilan fisik membaik.
  4. Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker. Di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
  5. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang umum digunakan.
  6. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya °memburu” dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membasmi sel-sel sehat.

TERGANJAL MASALAH HAK PATEN

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika Serikat dengan omset miliaran dolar yang melakukan riset luar biasa mengenai sirsak, punya alasan sekaligus masalah mengapa sampai sejauh ini belum berani menjelaskan secara luas tentang obat kanker berbahan dasar buah yang juga tumbuh di hutan Amazon ini. Pasalnya, industri farmasi (belum diketahui namanya) itu hingga kini terus mencoba mematenkan hasil penelitian itu, tapi gagal karena ketentuan undang-undang federal AS.

Dalam UU tersebut dijelaskan hasil penelitian tersebut belum bisa dipatenkan, sebelum ditemukan unsur sintetisnya. Karena bahan aktif dari daun dan buah sirsak berasal dari tumbuhan, berarti hasil penelitian berhak diketahui oleh masyarakat umum, termasuk kita semua yang ada di Indonesia. Tak heran, perusahaan yang menghadapi masalah besar ini berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar coba membuat sintesis/kloning sirsak agar bisa dipatenkan. Dengan demikian, dana yang dikeluarkan untuk riset dan aneka tes bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Sayangnya, usaha ini tidak berbuah manis alias gagal. Sirsak tidak bisa dikloning. Dengan kata lain, perusahaan tidak bisa memenuhi persyaratan yang telah diundang-undangkan, meski telah mengeluarkan dana sangat besar. Saat mimpi sekaligus semangat mendapatkan keuntungan besar perlahan memudar, kegiatan riset dan tes juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini memutuskan untuk tidak memublikasikan hasil riset. Meski begitu, cerita tak berhenti di sini. Harapan masyarakat luas untuk menggali manfaat sirsak sebagai solusi alami peredam kanker itu tumbuh lagi.

Setelah ada salah seorang ilmuwan (tak jelas identitasnya) dari tim riset merasa tidak tega melihat kenyataan ini. Akhirnya dengan mengorbankan karier dan reputasinya, ia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan-bahan alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.

Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar, berita keajaiban sirsak, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan, sirsak terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif. Sayangnya, sampai saat ini belum ada pihak maupun perusahaan farmasi yang berani menindaklanjuti temuan menggembirakan ini dengan berbagai alasan.

Dikutip dari detikhealth : “Untuk sirsak sendiri telah diteliti dapat mengobati kanker usus besar (colon), kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker prostat dan juga kanker buah dada (payudara),” dr Hardhi Pranata, SpS selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI).

dr Hardhi menungkapkan sirsak mengandung senyawa saponin, polifenol dan juga bioflavonoid yang memiliki khasiat sebagai antioksidan. Nah, cara membunuh sel kanker oleh sirsak inilah yang berbeda dengan herbal lainnya. Sirsak hanya membunuh sel-sel yang tumbuhnya abnormal atau sel-sel spesifik seperti radikal bebas yang ada sel-sel kankernya. Tapi sirsak tidak merusak sel-sel yang sehat.

Untuk di Indonesia sendiri penelitian mengenai khasiat sirsak dan tanaman obat lainnya ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam studi ini RS Kanker Dharmais akan bekerja sama dengan Nanjing University of Chinese Medicine yang difasilitatori oleh PDHMI. Dalam penelitian ini akan dilakukan terapi kombinasi antara obat-obatan dan juga herbal.

“MoU kerja sama ini sudah ditanda tangani dan diperkirakan mulai bulan Desember sudah mulai dilakukan penelitian di Indonesia,” imbuhnya. dr Hardhi menuturkan di Nanjing University sendiri sudah dilakukan terapi kombinasi ini, dan didapatkan pasien-pasien kanker di sana tidak mengalami mual, rambut rontok, berat badan menurun dan bisa tetap berjalan-jalan seperti biasa. Diharapkan dengan adanya terapi kombinasi ini bisa mengurangi efek samping dari terapi standar kanker yang dilakukan seperti kemoterapi, radiasi atau operasi, serta dapat mengurangi jumlah kemoterapi yang seharusnya dilakukan oleh si pasien.

Selain sirsak, ternyata masih banyak lagi tumbuhan dan buah-buahan yang diketahui memiliki efek anti kanker, seperti:

  1. Tomat diketahui dapat mengobati kanker prostat, dengan cara mengonsumsi tomat yang sudah direbus.
  2. Cabe merah diketahui dapat mencegah kanker usus besar jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama.
  3. Biji anggur juga diketahui memiliki senyawa anti kanker, karenanya kalau mengonsumsi anggur cari yang memiliki biji dan makan bersama kulitnya.
  4. Daun sirih merah diketahui sebagai anti kanker payudara dengan cara direbus.
  5. Temulawak diketahui memiliki zat aktif cursil yang bersifat sebagai anti inflamasi, anti liver dan juga anti kanker.

“Sebagian tumbuhan obat di Indonesia mengandung obat anti kanker, seperti sitotoksin yang memiliki kemampuan untuk membunuh dan mendeteksi sel-sel yang tumbuhnya tidak normal. Senyawa-senyawa di dalam tumbuhan ini bisa berfungsi dalam bentuk gabungan tapi ada juga yang single,” ujarnya.

Sumber:

  1. Tabloid Senior-Gaya Hidup Sehat: http://cyberhealth.cbn.net.id/cbprtl/cybermed/detail.aspx?s=sirsak&x=Natural+Healing&y=cybermed|19|0|3|207
  2. http://www.detikhealth.com/read/2010/10/25/170814/1474420/763/ini-dia-keistimewaan-sirsak-sebagai-obat-kanker?l991101755

28 Agustus 2011

MUHAMMADIYAH TERBELENGGU WUJUDUL HILAL: METODA LAMA YANG MEMATIKAN TAJDID HISAB

Oleh: T. Djamaluddin
Profesor Riset Astronomi-Astrofisika, LAPAN
Anggota Badan Hisab Rukyat, Kementeria Agama RI

Perbedaan Idul Fitri dan Idul Adha sering terjadi di Indonesia. Penyebab utama BUKAN perbedaan metode hisab (perhitungan) dan rukyat (pengamatan), tetapi pada perbedaan kriterianya. Kalau mau lebih spesifik merujuk akar masalah, sumber masalah utama adalah Muhammadiyah yang masih kukuh menggunakan hisab wujudul hilal. Bila posisi bulan sudah positif di atas ufuk, tetapi ketinggiannya masih sekitar batas kriteria visibilitas hilal (imkan rukyat, batas kemungkinan untuk diamati) atau lebih rendah lagi, dapat dipastikan terjadi perbedaan. Perbedaan terkahir kita alami pada Idul Fitri 1327 H/2006 M dan 1428 H/2007 H serta Idul Adha 1431/2010. Idul Fitri 1432/2011 juga hampir dipastikan terjadi perbedaan. Kalau kriteria Muhammadiyah tidak diubah, dapat dipastikan awal Ramadhan 1433/2012, 1434/2013, dan 1435/2014 juga akan beda. Masyarakat dibuat bingung, tetapi hanya disodori solusi sementara, “mari kita saling menghormati”. Adakah solusi permanennya? Ada, Muhammadiyah bersama ormas-ormas Islam harus bersepakat untuk mengubah kriterianya.

Mengapa perbedaan itu pasti terjadi ketika bulan pada posisi yang sangat rendah, tetapi sudah positif di atas ufuk? Kita ambil kasus penentuan Idul Fitri 1432/2011. Pada saat maghrib 29 Ramadhan 1432/29 Agustus 2011 tinggi bulan di seluruh Indonesia hanya sekitar 2 derajat atau kurang, tetapi sudah positif. Perlu diketahui, kemampuan hisab sudah dimiliki semua ormas Islam secara merata, termasuk NU dan Persis, sehingga data hisab seperti itu sudah diketahui umum. Dengan perangkat astronomi yang mudah didapat, siapa pun kini bisa menghisabnya. Dengan posisi bulan seperti itu, Muhammadiyah sejak awal sudah mengumumkan Idul Fitri jatuh pada 30 Agustus 2011 karena bulan (“hilal”) sudah wujud di atas ufuk saat maghrib 29 Agustus 2011. Tetapi Ormas lain yang mengamalkan hisab juga, yaitu Persis (Persatuan Islam), mengumumkan Idul Fitri jatuh pada 31 Agustus 2011 karena mendasarkan pada kriteria imkan rukyat (kemungkinan untuk rukyat) yang pada saat maghrib 29 Agustus 2011 bulan masih terlalu rendah untuk bisa memunculkan hilal yang teramati. NU yang mendasarkan pada rukyat masih menunggu hasil rukyat. Tetapi, dalam beberapa kejadian sebelumnya seperti 1427/2006 dan 1428/2007, laporan kesaksian hilal pada saat bulan sangat rendah sering kali ditolak karena tidak mungkin ada rukyat dan seringkali pengamat ternyata keliru menunjukkan arah hilal.

Jadi, selama Muhammadiyah masih bersikukuh dengan kriteria wujudul hilalnya, kita selalu dihantui adanya perbedaan hari raya dan awal Ramadhan. Seperti apa sesungguhnya hisab wujudul hilal itu? Banyak kalangan di intern Muhammadiyah mengagungkannya, seolah itu sebagai simbol keunggulan hisab mereka yang mereka yakini, terutama ketika dibandingkan dengan metode rukyat. Tentu saja mereka anggota fanatik Muhammadiyah, tetapi sesungguhnya tidak faham ilmu hisab. Oktober 2003 saya diundang Muhammadiyah sebagai narasumber pada Munas Tarjih ke-26 di Padang. Saya diminta memaparkan “Kritik terhadap Teori Wujudul Hilal dan Mathla’ Wilayatul Hukmi”. Saya katakan wujudul hilal hanya ada dalam teori, tidak mungkin bisa teramati. Pada kesempatan lain saya sering mangatakan teori/kriteria wujudul hilal tidak punya landasan kuat dari segi syar’i dan astronomisnya. Dari segi syar’i, tafsir yang merujuk pada QS Yasin 39-40 terkesan dipaksakan. Dari segi astronomi, kriteria wujudul hilal adalah kriteria usang yang sudah lama ditinggalkan di kalangan ahli falak.

Kita ketahui, metode penentuan kalender yang paling kuno adalah hisab urfi (yang kini digunakan oleh beberapa kelompok kecil di Sumatera Barat dan Jawa Timur, yang hasilnya beda dengan metode hisab atau rukyat). Lalu berkembang hisab imkan rukyat, tetapi masih menggunakan hisab taqribi (pendekatan) yang akurasinya masih rendah. Muhammadiyah pun sempat menggunakannya pada awal sejarahnya. Kemudian untuk menghindari kerumitan imkan rukyat, digunakan hisab ijtimak qablal ghurub (konjungsi sebelum matahari terbenam) dan hisab wujudul hilal (hilal wujud di atas ufuk yang ditandai bulan terbenam lebih lambat daripada matahari). Kini kriteria wujudul hilal mulai ditinggalkan, kecuali oleh beberapa kelompok atau negara yang masih kekurangan ahli hisabnya, seperti oleh Arab Saudi untuk kalender Ummul Quro-nya. Kini para pembuat kalender cenderung menggunakan kriteria imkan rukyat karena bisa dibandingkan dengan hasil rukyat. Perhitungan imkan rukyat sudah sangat mudah dilakukan, terbantu dengan perkembangan perangkat lunak astronomi. Informasi imkanrur rukyat atau visibilitas hilal juga sangat mudah diakses secara online di internet.

Muhammdiyah yang tampaknya terlalu ketat menjauhi rukyat terjebak pada kejumudan (kebekuan pemikiran) dalam ilmu falak atau astronomi terkait penentuan sistem kelendernya. Mereka cukup puas dengan wujudul hilal, kriteria lama yang secara astronomi dapat dianggap usang. Mereka mematikan tajdid (pembaharuan) yang sebenarnya menjadi nama lembaga think tank mereka, Majelis Tarjih dan Tajdid. Sayang sekali. Sementara ormas Islam lain terus berubah. NU yang pada awalnya cenderung melarang rukyat dengan alat, termasuk kacamata, kini sudah melengkapi diri dengan perangkat lunak astronomi dan teleskop canggih. Mungkin jumlah ahli hisab di NU jauh lebih banyak daripada di Muhammadiyah, walau mereka pengamat rukyat. Sementara Persis (Persatuan Islam), ormas “kecil” yang sangat aktif dengan Dewan Hisab Rukyat-nya berani beberapa kali mengubah kriteria hisabnya. Padahal, Persis kadang mengidentikan sebagai “saudara kembar” Muhammadiyah karena memang mengandalkan hisab, tanpa menunggu hasil rukyat. Persis beberapa kali mengubah kriterianya, dari ijtimak qablal ghrub, imkan rukyat 2 derajat, wujudul hilal di seluruh wilayah Indonesia, sampai imkan rukyat astronomis yang diterapkan. Lalu mau kemana Muhammadiyah? Kita berharap Muhammadiyah, sebagai ormas besar yang modern, mau berubah demi penyatuan Ummat. Semoga!

23 Agustus 2011

FOTOGRAFI: HOBBY DAN PELUANG USAHA

oleh : Raziq H Fatah
Bidang usaha yang tidak pernah mati dan tetap bertahan walaupun krisis melanda adalah usaha yang bergerak di bidang jasa. Tukang pangkas rambut, tukang pijit dan tukang-tukang yang lainnya adalah contoh usaha di bidang jasa.
Rambut pasti tetap tumbuh, badan pegel linu setiap orang pasti merasakan .. Nah demikian juga dengan orang punya hajatan. Entah itu hajatan kawinan, acara kantor, ulang tahun dan lain sebagainya.
Bagi setiap orang setiap momen yang penting sudah dipastikan ingin didokumentasikan sebaik-baiknya. Buat kenang-kenangan katanya. Sebagian orang bilang kenangan adalah segalanya, tapi kok agak berlebihan ya… buat saya lebih tepat … kenangan itu abadi …
Dari hal tersebut, terdapat sebuah peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Yaitu bisnis dokumentasi, yang biasanya meliputi fotografi dan video shooting. Mengapa harus foto dan video, karena orang tidak mau pusing dengan mencari dua penyedia jasa dokumentasi, klien biasanya maunya satu paket.
Bagaimana kira-kira seluk beluk usaha ini? Beberapa hal yang perlu disiapkan adalah :

1. Modal
Modal dalam hal ini bisa berarti uang untuk membeli peralatan, atau peralatan yang sudah ada kemudian digunakan. Kalau anda mempunyai hobbi jeprat-jepret dengan menggunakan kamera professional (SLR) anda bisa menggunakannya untuk mencari uang.

2. Sumber daya manusia - SDM
Yang sudah pasti harus ada adalah tukang foto dan tukang video. Pengalaman tidak harus yang sudah advance tapi paling tidak familiar dengan kamera dan paham komposisi.
Familiar dengan kamera artinya ya mengerti teknik dasar memotret. Dari lighting, angle, speed, diagfragma dsb. Sedangkan komposisi berkaitan dengan framing moment karena pada bidang ini lebih banyak foto yang bersifat liputan. Kecuali pada liputan wedding tentu saja ada sentuhan art terutama pada saat foto pengantin berdua baik di pelaminan atau di mini studio.

3. Peralatan
Walaupun termasuk pada bagian modal, tetapi peralatan harus diperhatikan karena ini merupakan senjata utama di bidang usaha ini.
Kamera harus yang professional atau minimal kamera prosummer, tidak mungkin memotret dengan menggunakan kamera poket. Sedangkan untuk video kamera sebaiknya menggunakan kamera panggul, karena untuk orang Indonesia, tampilan adalah segalanya. Anda akan dicibir ketika men-shoot dengan menggunakan handycam, walaupun kamera video mempunyai kemampuan baik.
Selain itu dibutuhkan pula peralatan pendukung lain seperti flash (blitz), lampu video, softbox, background serta pernak-pernik lainnya yang akan dibahas di bagian lain.

4. Marketing
Persiapan selengkap apapun tidak akan ada gunanya bila keberadaan anda tidak diketahui orang. Jadi untuk mendapatkan order mendokumentasikan sebuah acara, anda harus rajin berpromosi maupun bekerja sama dengan pihak lain, seperti EO, tukang rias, catering, dekorasi sampai tukang tenda kalau perlu anda ajak bekerja sama. Untuk saat ini, marketing juga bisa dilakukan melalui internet. Bergabunglah dengan komunitas (forum) di internet yang berhubungan dengan kebutuhan jasa dokumentasi, atau perlu beli space di situs terkenal untuk mempromosikan anda. Lebih bagus lagi buatlah website, blogg atau semacamnya agar sampel ataupun portfolio anda bisa dilihat orang.

5. Daftar Harga
Hal ini penting karena pada akhirnya orang akan melihat berapa harga yang anda tawarkan. Untuk itu, anda harus bisa membuat packages yang menarik. Baik dari segi harga maupun produknya. Kemudian jangan terlalu kaku dengan harga yang anda patok, bisa nego, karena kemampuan calon client juga berbeda-beda.
Kiranya demikian dulu pada bagian ini, dan pada bagian selanjutnya akan kami kupas satu persatu.

Dari berbagai sumber

20 Agustus 2011

MEMODIFIKASI CUACA

oleh: Kudsi Mahally
Untuk melakukan penyemaian awan diperlukan beberapa peralatan antara lain sebagai berikut:
  • Pesawat terbang untuk membawa dan menyebarkan bahan semai (seeding agent)
  • Bahan semai, dalam bentuk powder atau flare (semacam flare/pyrotechnics)
  • Alat ukur kondisi lingkungan (tekanan udara, , kelembaban, suhu, kecepatan angin, updraft)

Pesawat hujan buatan versi flare sedang menyebarkan bahan semai flare (kembang api) yg dimounting pada sayapnya. Pada ketinggian yg diinginkan flare dinyalakan melalui kawat penghantar listrik. 
Pesawat hujan buatan versi powder sedang menyebar bahan semai NaCl

 
Variometer, instrumen untuk menentukan kecepatan updraft (kecepatan udara naik) di dalam udara
Bahan semai flare higroskopis (NaCl, CaCl2) untuk awan hangat dipasang di sayap pesawat terbang pada kedua sisinya masing2 12 selongsong untuk
Bahan semai flare untuk awan dingin berisi AgI untuk pemicu terjadinya es diketinggian 6km
Bahan semai berisi AgI dalam bentuk cartridge ( semacam peluru) untuk awan dingin ditembakan dari luar awan untuk memicu terjadinya es.
Radar doppler X-band untuk pengamatan awan dalam wilayah target 
Pembangkit bahan semai di atas permukaan (GBG) yg biasanya diletakkan di daerah berawan seperti puncak bukit, dapat menyemai awan secara statis
.